Habis gelap terbitlah terang..ini beda sih maksudnya dengan yang ibu kartini bilang..hhe..tapi cukup untuk merumpamakan keadaan tanjung priok saat ini…Sumpek, kotor, debu,panas itu yang terlintas di benak kalian pasti ketika mendengar  tanjung priok.  di tambah lagi dengan adanya pembangunan jalan tol tanjung priok yang menuju pelabuhan saat ini, waahh itu menambah kerunyaman daerah priok.  Jika kalian mampir ke daerah ini dan melewati  jalan menuju tanjung priok mulai dari walikota jakarta utara ataupun jalan raya pelabuhan sampai dengan bogasari kalian pasti melihat adanya pembangunan, dengan adanya pembangunan tersebut jalan arteri menuju pelabuhan tanjung priok menjadi lebih sempit di tambah lagi dengan alat alat berat yang ada membuat kemacetan terjadi di jam jam padat. Belum lagi debu dari hasil pembangunan yang tebal, panasnya pesisir membuat daerah ini runyam dan tidak nyaman untuk didatangi,  hampir setiap hari saya melewati kawasan ini pastinya dengan mengunakan masker yaa teman, sampai sempat teman kuliah saya berkata” aniiiiii, gila priok runyamnya, apa lagi ada pembangunan wah itu tau ga debunya tebel banged di mobil gw, tau ga pembatas jalan yang warnanya kuning berubah jadi abu abu nii..” hahahaa saya hanya bisa tertawa, sudah biasa. Memang seperti itu, mungkin sebelum ada pembangunan tidak seperti ini wajah priok lebih tertata, tetapi semenjak adanya pembangunan ini tanjung priok menjadi sumpek dan runyam, mungkin orang luar juga enggan ke sini..hehe.. berlebihan sihhh.

lihat dehh..

pel

Sebenarnya apa sih yang sedang di bangun di tanjung priok sehingga membuat priok semakin engga banged di mata orang. Yang terjadi pemerintah sedang mengadakan pembangunan proyek jalan tol yang langsung menuju pelabuhan tanjung priok, nah jalan tol ini di peruntukan untuk mobil mobil besar alias kontainer petik kemas yang berisi logistik pelabuhan,jalan tol ini sangat penting untuk memperlancar distribusi barang dan akan membawa dampak pada ekonomi Jakarta.  akses tol ini dibangun untuk mempermudah jalur distribusi barang dari dan ke Pelabuhan Tanjung Priok. Rencananya jalan ini akan mulai beroperasi 2014 mendatang. Setelah jalan itu dioperasikan, kendaraan yang menuju pelabuhan tidak lagi melewati tol dalam kota.  Dengan dibangunya jalan tol ini di harapkan agar investor asing menanamkan investasinya, kurang dari 1 tahun akan ada jalan tol yang langsung menuju pelabuhan tanjung priok dan akses langsung ke pelabuhan internasional dan di harapkan meningkatkan perekonomian indonesia.  Liat saja 2 tahun mendatang tanjung priok bukan kota yang semraut  dan berdebu lagi melainkan kota  Pelabuhan Internasional yang menjadi pusat perekonomian maritim Indonesia. Maka dari itu di tuliskan di atas habis gelap terbitlah gelap, karena adanya tahap pembangunan yang runyam dan akhirnya menghadirkan sesuatu yang indah kelak.